Entah kesialan apa yang membuat saya membaca sebuah biografi tentang seorang Indonesia yang sukses di jepang dengan meraih gelar profesor dan  4 gelar doktor di 4 disiplin ilmu yang berbeda. Uwaw, ini orang dahsyat banget yak, sayangnya kedahsyatan dia tidak dia sumbangkan sepenuhnya untuk ibu pertiwi Indonesia. Untuk itu, mari kita lihat apa kata wikipedia tentang Si sipit satu ini (y dia tionghoa, jangan nyebutin orang tionghoa sebagai orang cina, karena kebanyakan mereka g suka dibilang cina oleh tiko-tiko indonesia *nosara please)

Add a comment

Selengkapnya: Ken Soetanto

 

Malam ini mungkin tidak terlalu berbeda dengan malam-malam lainnya. Tidur larut sambil nunggui Derby d"Italia, saya menyempatkan diri membaca beberapa blog yang secara random saya pilih. Dan pilihan kali ini jatuh pada dua blog, blog salah satu teman saya di SMA dan salah satu blog dari orang yang sebenarnya tidak ada di friend list saya. Tulisannya tidak begitu menarik, tapi salah satu postingnya berisi sebuah quotation yang belum pernah saya baca sebelumnya.

"Do you want to know who you are? Don't ask. Act! Action will delineate and define you." — Thomas Jefferson

 

Add a comment
Selengkapnya: Introvert Juga Manusia

Sekelumit dari pembicaraan di sebuah Warung Tegal antara seorang Mahasiswa dan ibu-ibu penjual di Warteg. Si Mahasiswa bersikeras bahwa Soeharto adalah presiden yang buruk, Banyak utang luar negeri, korupsi dimana-mana. Mahasiswa ini selalu menyebut bahwa Diantara presiden-presiden Orde Baru dan Era reformasi (mungkin presiden yang dia alami) SBY merupakan yang terbaik dan paling realistis. Walaupun harga mahal tapi semua terencana, dan indikator ekonomi membaik.

Sedangkan Ibu warteg berkeras bahwa Soeharto jauh lebih baik dari SBY. Harga murah, aman, dan rakyat hidup enak. Tapi si Mahasiswa langsung sekali lagi membantah dan bilang walaupun harga murah, tapi itu semua dari utang luar negeri. Soeharto kerjanya korupsi, melanggar HAM, dan lain-lain. Semua kedigdayaan ekonomi jaman Soeharto itu semu, tidak untuk jangka panjang, lihat saja utang kita meraja lela. Sekarang kita menanggung utangnya Soeharto. Add a comment

Selengkapnya: Soeharto, SBY dan Rakyat

Di Indonesia khususnya di Jakarta saat ini sedang marak-maraknya sepeda fixie. Apaan tu Fixie? klo kata wikipedia sih gini.

“bicycle that has no freewheel, meaning it cannot coast — the pedals are always in motion when the bicycle is moving.”

Jadi Fixie itu sepeda yang putarannya g punya freewheel, jadi g bisa meluncur kayak sepeda yang kita pake biasa. Jadi kalo kamu mutarin pedalnya kedepan sepeda bakal mutar ke depan, klo kamu mutarin pedal ke belakang, maka sepeda juga bakal ikutan gerak ke belakang.

 

Add a comment
Selengkapnya: Mengenal Fixed Gear

Sesudah lebih sebulan tulisan saya tentang Uang tidak diperbaharui. Akhirnya setelah berakhirnya UAS terakhir saya sebagai Mahasiswa d3 STAN, maka akhirnya saya memiliki kesempatan untuk meneruskan tulisan saya (perhatikan dalam kalimat ini ada 3 kata "akhir", belum dihitung kata "akhir" kepanjangan dari UAS, apalagi klo ditambah kata "akhir dalam tanda kurung ini). Sedikit mengingatkan kembali struktur dari artikel yang akan saya tulis antara lain:

  1. Uang
  2. Debt Based Money System
  3. Globalisasi, Inflasi, Time Value Of Money
Tulisan ini merupakan tulisan pertama pada struktur kedua yaitu mengenai "Debt Based Money System". Rencananya tulisan pada tema ini akan terbagi menjadi 2 bagian. Tulisan ini sedikit banyak berisi tulisan dari blog Pustaka Pohon Bodhi. (atau bisa jadi benar-benar copy paste karena penjelasan dari blog ini benar-benar cukup lugas). Sumber lain dari tulisan ini adalah tulisan Simondixon yang menurut saya akan lebih dibahas di tulisan bagian kedua. Karena dalam tulisan dixon lebih menggambarkan secara teoritikal jika dibandingkan tulisan pohon bodhi yang lebih ilustrasional. Untuk itu, mari kita langsung membahas DBMS.
Selengkapnya: Debt Based Money System 1