Malam ini mungkin tidak terlalu berbeda dengan malam-malam lainnya. Tidur larut sambil nunggui Derby d"Italia, saya menyempatkan diri membaca beberapa blog yang secara random saya pilih. Dan pilihan kali ini jatuh pada dua blog, blog salah satu teman saya di SMA dan salah satu blog dari orang yang sebenarnya tidak ada di friend list saya. Tulisannya tidak begitu menarik, tapi salah satu postingnya berisi sebuah quotation yang belum pernah saya baca sebelumnya.

"Do you want to know who you are? Don't ask. Act! Action will delineate and define you." — Thomas Jefferson

 

Add a comment
Selengkapnya: Introvert Juga Manusia

Di Indonesia khususnya di Jakarta saat ini sedang marak-maraknya sepeda fixie. Apaan tu Fixie? klo kata wikipedia sih gini.

“bicycle that has no freewheel, meaning it cannot coast — the pedals are always in motion when the bicycle is moving.”

Jadi Fixie itu sepeda yang putarannya g punya freewheel, jadi g bisa meluncur kayak sepeda yang kita pake biasa. Jadi kalo kamu mutarin pedalnya kedepan sepeda bakal mutar ke depan, klo kamu mutarin pedal ke belakang, maka sepeda juga bakal ikutan gerak ke belakang.

 

Add a comment
Selengkapnya: Mengenal Fixed Gear

Sekelumit dari pembicaraan di sebuah Warung Tegal antara seorang Mahasiswa dan ibu-ibu penjual di Warteg. Si Mahasiswa bersikeras bahwa Soeharto adalah presiden yang buruk, Banyak utang luar negeri, korupsi dimana-mana. Mahasiswa ini selalu menyebut bahwa Diantara presiden-presiden Orde Baru dan Era reformasi (mungkin presiden yang dia alami) SBY merupakan yang terbaik dan paling realistis. Walaupun harga mahal tapi semua terencana, dan indikator ekonomi membaik.

Sedangkan Ibu warteg berkeras bahwa Soeharto jauh lebih baik dari SBY. Harga murah, aman, dan rakyat hidup enak. Tapi si Mahasiswa langsung sekali lagi membantah dan bilang walaupun harga murah, tapi itu semua dari utang luar negeri. Soeharto kerjanya korupsi, melanggar HAM, dan lain-lain. Semua kedigdayaan ekonomi jaman Soeharto itu semu, tidak untuk jangka panjang, lihat saja utang kita meraja lela. Sekarang kita menanggung utangnya Soeharto. Add a comment

Selengkapnya: Soeharto, SBY dan Rakyat
Halaman 5 dari 5